SEMINAR DI KAMPUS TERCINTA IISIP JAKARTA
Bagaimana peranan TI dalam membangun bisnis? Mungkinkah berbisnis atau menciptakan bisnis dari Nol dengan modal hampir nol? Sebenarnya hampir setiap orang pasti berminat untuk mendengarkan jawaban seperti itu. Maka tak heran kalau mahasiswa/i Kampus tercinta IISIP - Jakarta mengadakan seminar tersebut di kampus IISIP di Jl. Lenteng Agung - Jakarta dekat Pasar Minggu.
Dengan mengambil tema "PERAN TI dalam BISNIS", Pak Bob Julius Onggo (sebagai googlepreneur ) pun turut diundang sebagai dosen pembicara tamu untuk memberikan pencerahan kepada para mahasiswa/i dari fakultas Ilmu Administrasi Niaga. IISIP yang berawal dari memberikan pendidikan bidang jurnalistik sekarang sudah ekpansi ke beberapa ilmu disiplin buat para mahasiswa/i di beberapa bidang ilmu sosial dan ilmu politik.
Bob Julius Onggo diundang dalam seminar yang diadakan di kampus tercinta IISIP pada tgl 22 januari (selasa) sebagai pendamping dari pembicara dosen pak Irwan selaku dosen FIA. Semoga kalian para mahasiswa/i dapat terinspirasi dari sepak terjang bisnis pak Bob yang berawal dari sebuat ide saja.





















Terima kasih buat mas bob atas ilmunya, kita berharap mas bob bisa meluangkan waktu lagi berbagi ilmu di kampus kami
Posted by: Irwan, S.Sos, M.Si | Aug 25, 2008 at 22:23
sangat mungkin sekali bisnis dengan modal nol, karena saya mengalaminya sendiri. karena menurut saya dimana ada tekad atau kemauan di situ ada jalan, saya pertama kali tidak mempunyai pengetahuan mengenai motor, tapi saat ini saya memegang sebuah dealer motor. pertama saya terjun ke dunia pemasaran ini omset hanya 30 unit perbulan, sampai omzet sekarang mencapai 180 unit perbulan, semuanya harus melalui proses tidak semudah membalikkan tangan
salam buat alumni semua. Pimpinan Dealer Suzuki Lenteng Agung
manti angkatan 88
Posted by: manti hambali | Apr 26, 2008 at 08:10
"Mungkinkah berbisnis atau menciptakan bisnis dari Nol dengan modal hampir nol?"
menurut saya secanggih apapun IT support kalau business core-nya tidak stand out, maka sangat sulit mencapai tujuan pemasarannya...
tumbuhnya bisnis yang mengekor (ikut-ikutan) sebenarnya membuat suatu clutter dalam bisnis itu sendiri. untuk itu brand haruslah kreatif untuk men"sustain" point of deferencenya. salah satunya disupport sama mudahnya akses dengan menggunakan IT support.
salam,
andi aswin
alumni IISIP Jakarta
Posted by: andi aswin | Mar 31, 2008 at 22:07
memang benar mau bisnis susah-susah gampang palagi kayak kita2 ini mahasiswa, tetapi jelas tadi Anda jealskandari mana kita bisa mulai start bissnis
Tata
-- Mahasiswa semester 7 IISIP
Posted by: Tata | Jan 28, 2008 at 23:50
Thanks mas bob, mau diundang untuk bicara dan kami senang untuk bertukar ide dan ilmu
- Irwan
Dosen FIA, kampus tercinta IISIP
Posted by: Irwan | Jan 28, 2008 at 20:13