MATINYA LINK AUTHORITY?
Google Algoritma sudah tidak lagi mengunakan metode banyaknya link yang masuk sebagai indikator otoritas tertinggi, namun link yang berkualitas (berreputasi) akan dijadikan tolok ukur kekuatan link. Namun sekarang ini Google bakal menggunakan metode kualitas dari orang yang me-link (linker) untuk menentukan relevansi dari yang me-link dan yang di-link.





















Mas bob, jangankan soal link authority, di Indonesia ini masih menerapkan "salah kaprah" mereka memperbanyak link spamming lewat berbagai halaman barter dan iklan baris. Emang google harus lebih pintar dibandingkan para pelaku spam links ya
Posted by: irin | Jul 26, 2007 at 19:04